Tips untuk yang galau mau putusin pacarnya apa enggak
Haii everybody, welcome back in my blog. Sorry ya kalo aku baru nulis blog lagi, biasa lahh amak sekolahan yang sekarang udah jadi kelas XI atau kelas 11. Mungkin disibukkan dengan tugas ini lah itu lah. Apalagi di kelas 11 ini, aku harus menentukkan kemana aku akan pergi setelah lulus dari sekolah aku. Entah aku harus kuliah atau kerja. Tapi kalo kuliahhhh, aku bingung harus kemana, sedangkan nilai aku di sekolah akuuu... Yaa pas-pas'an lahhh.
Oke, di postingan aku ini, aku mauuu... apaa yaaa... ohyaaa, aku mau ngasih tips buat yang mau putusin pasangan karna mungkin udah enggak nyaman buat kita tapi ada rasa yang enggak enak sama pasangannya kalo kita putusin nanti. Sebenernya sih aku disini enggak berniat ngajarin kamu kamu semua yang baca blog ini untuk jadi playboy/playgirl.
Yaudah kalo gituu, kita langsung ke intinya ajaa yaa. Ohyaa, bagi bule bule dari luar negeri yang baca blog ini, kalo ada yang enggak bisa bahasa Indonesia, pakai translator sendiri yaa. Karnaaa, bingung euy harus translate artikel ini ke dalam bahasa Inggris.
Okee, yang pertama, ketahuilah latar belakang si pasangan. Maksudnya tuh, dia dari keluarga apa, sifatnya kayak gimana, entah dia tuh baik atau buruk.
Yang kedua, berpikir lah kedepan buat kamu dan juga si pasangan kamu, apalagi khususnya bagi para pelajar. Kalo mau pacaran sih boleh boleh aja, tapi hal yang perlu diingatkan adalah nilainya harus konsisten.
Yang ketiga, si pasangan ini dibolehin apa enggak pacaran sama kedua orangtuanya. Kalo kamu masih keras kepala untuk pacarin pasangan kamu yang dilarang untuk pacaran sama orangtuanya, silahkan saja. Tapi inget, cepat atau lambat orangtua si pasangan ini akan menyadari, dan kalo itu terjadi, bisa aja kamu enggak direstui sama orangtua si pasangan kamu itu.
Yang terakhir, berbicara lah jujur kepada pasangan kamu, meskipun kejujuran kamu itu mungkin bisa membuat pasangan kamu itu bersedih. Tapi pasangan kamu akan gembira kalo kamu akan berkata jujur ke pasangan kamu, karna pasangan kamu hanya membutuhkan sebuah kejujuran dari kamu.
Dahh, mungkin sekian artikel sekarang ini, kalo ada yang punya masalah atau unek unek jangan lah bercerita kepada pasangan kamu, tapi bercerita lah kepada orangtua kalian. Okee? Maybe that's enough. And I said...
Byeee byeeeeeeeee~
Oke, di postingan aku ini, aku mauuu... apaa yaaa... ohyaaa, aku mau ngasih tips buat yang mau putusin pasangan karna mungkin udah enggak nyaman buat kita tapi ada rasa yang enggak enak sama pasangannya kalo kita putusin nanti. Sebenernya sih aku disini enggak berniat ngajarin kamu kamu semua yang baca blog ini untuk jadi playboy/playgirl.
Yaudah kalo gituu, kita langsung ke intinya ajaa yaa. Ohyaa, bagi bule bule dari luar negeri yang baca blog ini, kalo ada yang enggak bisa bahasa Indonesia, pakai translator sendiri yaa. Karnaaa, bingung euy harus translate artikel ini ke dalam bahasa Inggris.
Okee, yang pertama, ketahuilah latar belakang si pasangan. Maksudnya tuh, dia dari keluarga apa, sifatnya kayak gimana, entah dia tuh baik atau buruk.
Yang kedua, berpikir lah kedepan buat kamu dan juga si pasangan kamu, apalagi khususnya bagi para pelajar. Kalo mau pacaran sih boleh boleh aja, tapi hal yang perlu diingatkan adalah nilainya harus konsisten.
Yang ketiga, si pasangan ini dibolehin apa enggak pacaran sama kedua orangtuanya. Kalo kamu masih keras kepala untuk pacarin pasangan kamu yang dilarang untuk pacaran sama orangtuanya, silahkan saja. Tapi inget, cepat atau lambat orangtua si pasangan ini akan menyadari, dan kalo itu terjadi, bisa aja kamu enggak direstui sama orangtua si pasangan kamu itu.
Yang terakhir, berbicara lah jujur kepada pasangan kamu, meskipun kejujuran kamu itu mungkin bisa membuat pasangan kamu itu bersedih. Tapi pasangan kamu akan gembira kalo kamu akan berkata jujur ke pasangan kamu, karna pasangan kamu hanya membutuhkan sebuah kejujuran dari kamu.
Dahh, mungkin sekian artikel sekarang ini, kalo ada yang punya masalah atau unek unek jangan lah bercerita kepada pasangan kamu, tapi bercerita lah kepada orangtua kalian. Okee? Maybe that's enough. And I said...
Byeee byeeeeeeeee~
Komentar
Posting Komentar